Jumat, 26 November 2010

Perbedaan antara suka, sayang dan cinta

Suka adalah saat kamu ingin memiliki seseorang. . .

Sayang adalah saat kamu ingin membahagiakan orang itu. . .

Dan cinta adalah saat kamu akan berkorban untuk orang itu . . .

Saat kamu bersedih dan menangis maka seseorang yg 'menyukaimu' akan berkata 'sudahlah jgn menangis lg'...

Tp seseorang yg ‘menyayangi’ akan diam dan ikut menangis bersamamu . . .

Dan seseorang yg ‘mencintaimu’ akan membiarkanmu menangis dan menunggumu hingga tenang lalu berkata ‘mari kita selesaikan ini bersama’...

Saat seseorang yg menyukaimu berada disampingmu maka dia akan bertanya ‘bolehkah aku menciummu?’

Tp seseorang yg menyayangimu maka dia akan berkata ‘biarkan aku memelukmu’...

Dan seseorang yg mencintaimu takkan berbicara...

Dia hanya akan selalu memegang erat tanganmu seakan dia takkan mau membiarkanmu terjatuh . . .

Saat kamu menyukai seseorang dan seseorang itu menyakitimu maka kamu akan marah dan takkan mau lg berbicara dengannya..

Tp jika kamu menyayangi seseorang dan seseorang itu menyakitimu maka kamu akan menangis karenanya..

Dan jika kamu mencintai seseorang dan seseorang itu menyakitimu maka kamu akan tersenyum walau itu pahit dan berkata ‘dia hanya belum tahu apa yg dia lakukan’...

Suka hanyalah keegoisan diri sendiri…
Sayang adalah memberi dan menerima...
Dan cinta adalah rela berkorban…

Suka hanya akan berbuat jika itu menyenangkan...
Sayang berbuat karena ingin selalu ada untuknya...
Dan cinta berbuat karena tak ingin membuatnya terluka tak peduli bgaimana keadaan kita. . .

Mysteri 666 Sifat Pria

Mysteri 666 Sifat Pria...lol very funny :D

sebelum Bobo:
6 minggu: selamat bobo sayang,mimpi indah ya, muach
6 bulan: tolong matiin lampunya, silau nih.
6 tahun : Kesana-an dong kamu tidur dempet2an kayak mikrolet gini sih?!

Pakai Toilet
6 minggu: ngga apa-apa, kamu duluan deh, aku ngga buru2 koq
6 bulan: masih lama ngga nih?
6 tahun: brug! brug! brug! (suara pintu digedor), kalo mau bertapa di gunung kawi sono

Balesin SMS:
6 minggu: iya sayang, bentar lagi nyampe rumah koq, aku beli martabak kesukaanmu dulu ya
6 bulan: mct bgt di jln nih
6 tahun: ok. Cerewet

Bercumbu:
6 minggu: I love U, I love U, I love U.
6 bulan: Of course I love U.
6 tahun : Ya iyalah!! kalau aku tidak cinta kamu, ngapain nikah sama kamu??

Pulang Kerja:
6 minggu: Honey, aku pulang.
6 bulan : I'm BACK
6 tahun : :si mbok masak apa hari ini??

Hadiah (ulang tahun):
6 minggu : Sayangku, kuharap kau menyukai cincin yang kubeli
6 bulan :Aku membeli lukisan, nampaknya cocok dengan suasana ruang tengah
6 tahun :Nih duitnya, loe beli sendiri deh yang loe mau

Masakan:
6 minggu: Wah, tak kusangka rasa makanan ini begitu lezaattt...! !!
6 bulan: Kita makan apa malam ini??
6 tahun: HAH? MAKANAN INI LAGI?

Memaafkan:
6 minggu: Udah gak apa-apa sayang, nanti kita beli lagi ya
6 bulan: Hati-hati! Nanti jatuh tuh.
6 tahun: KAMU GAK NGERTI2 YA DAH BERIBU2 KALI AKU BILANGIN

Baju baru:
6 minggu: Duhai kasihku, kamu seperti bidadari dengan pakaian itu
6 bulan: Lho, kamu beli baju baru lagi?
6 tahun: BELI BAJU ITU HABIS BERAPA??

Rencana liburan:
6 minggu: Gimana kalau kita jalan-jalan ke tempat yg kamu mau honey?
6 bulan: Ke Surabaya naik bis aja ya gak usah pakai pesawat
6 tahun: JALAN-JALAN? DIRUMAH AJA KENAPA SEH? NGABISIN UANG AJA

Dijalan
6 minggu: aduh jatuh ya yang? Hati yang
6 bulan: hati2 nanti luka
6 tahun: DIMANA SIH MATA LO!

Di cafe
6 minggu: suapin dong yang
6 bulan: bagi sesuap dong
6 tahun: GAK PUNYA TANGAN APA MINTA DISUAPIN !!

Kepemimpinan

Disetiap negara selalu mempunyai ciri khas didalam corak kepemimpinan.sebagai contoh Indonesia dimana dahulu Indonesia menganut sistem kepemimpinan otokrasi tepatnya pada saat era orde baru,memang sistem otokrasi ada keuntungan diantaranya:Pembangunan suatu negara menjadi lancar dan negara menjadi aman(tidak ada premanisme dan demonstrasi yang anarki) sedangkan kerugianya diantaranya:rakyat tidak mempunyai hak didalam mengambil keputusan,rakyat selalu dikendalikan oleh pemerintah dan kedaulatan tidak ada di tangan rakyat tetapi dipemerintah.tetapi setelah memasuki tahun 1998 setelah jatuhnya orde baru sistem otokrasi diganti menjadi sistem demokrasi walaupun hingga saat ini belum berjalan dengan baik tetapi juga ada keuntungan dan kerugian.keuntungan berupa rakyat mempunyai hak menyalurkan aspirasinya,rakyat dapat memantau jalannya pemerintahan sedangkan kerugianya berupa sering terjadi pro dan kontra sehingga sering terjadi demo yang anarki dan sering terjadi penyalahgunaan sistem demokrasi untuk saling menjatuhkan.jadi,pada dasrnya setiap corak kepemimpinan pasti selalu ada keuntungan dan kerugian tetapi tergantung cara rakyat dalam menyikapinya.

Komunikasi

1.Jelaskan syarat komunikasi yang baik dan berhasil?

2.Apa yang sebaiknya dilakukan untuk mengatasi penyimpangan yang efisien dan fleksibel?

3.Sebutkan cara penyusunan paper\warkat yang saudara ketahui!

4.sebutkan prinsip dalam tata kerja,sistem kerja dan prosedur kerja?
Jawab

1.Adanya sumber karena sumber dapat mengendalikan berita yang akan dikirim,pengubahan berita kedalam sandi,adanya pengiriman berita baik lisan maupun tulisan dan adanya umpan balik.

2.mencari kejelasan gagasan-gagasan terlebih dahulu sebelum dikomunikasikan dan mempertimbangkan keadaan fisik dan manusia secara keseluruhan.

3.Kata pengantar,daftar isi,pendahuluan,Landasan teori,pembahasan dan kesimpulan.

4.Tata kerja,prosedur kerja dan system kerja harus disusun dengan mempertimbangkan segi-segi tujuan,fasilitas,peralatan,material,biaya dan waktu.untuk mempersiapkan hal-hal tersebut maka harus terlebih dahulu dipersiapkan adanya penjelasan mengenai tujuan pokok organisasi,skema,klasifikasi jabatan dan semacamnya.

ORGANISASI INFORMAL

Organisasi Informal
1.Sebutkan gaya kepemimpinan yang anda ketahui?
2.Sebutkan manfaat dari organisasi informal?
3.Sebutkan beberapa jenis bagan struktur bagan organisasi?
4.Jelaskan perbedaan dari tata kerja,sistem kerja dan prosedur kerja?
Jawab
1.Otokrasi,Demokrasi dan Laissez Faire.
2.Bersifat demokrasi,tidak bergantung kepada pimpinan dan mudah dipantau.
3.Organisasi lini,organisasi lini dan staf serta Organisasi fungsional.
4. Organisasi lini mempunyai tata kerja sebagai penghubung secara langsung antara atasan dengan bawahan,sistem kerjanya antara pimpinan dan bawahan selalu dihubungkan dengan garis wewenang,prosedur kerjanya adanya kerja sama yang baik antara atasan dan bawahan.Organisasi lini dan staf tata kerjanya dimana pemimpin dibantu oleh para staffnya,sistem kerjanya para staff selalu memberikan masukan dan saran kepada atasannya,prosedur kerja pimpinan selau percaya kepada staffnya dan organisasi fungsional tata kerjanya adanya pelimpahan wewenag dari atasan kepada bawahan,sistem kerjanya bersifat teknis serta prosedur kerjanya adanya pengawasan yang ketat.

ORGANISASI INFORMAL

Organisasi infomal pada struktur oraganisasi tidak akan terlihat tetapi akan selalu mengikuti keberadaan organisasi fomal. Organisasi informal, merupakan kumpulan antar perseorangan tanpa tujuan bersama yang disadari, meskipun pada akhirnya hubungan-hubungan yang tak disadari itu untuk tujuan bersama. Organisasi informal ini keberadaannya tidak direncanakan tetapi terjadi secara otomatis karena hubungan antar perseorangan pada sesama anggota organisasi formal (perusahaan).
Organisasi infomal merupakan organisasi yang tercipta karena adanya hubungan antar pribadi yang secara tidak sadar terjadi keberadaannya tanpa didasarkan pada hubungan wewenang formal pada struktur organisasi maupun kesepakatan tujuan bersama. Dalam organisasi formal, tiap unsur organisasi mempunyai kedudukan tugas dan fungsi-fungsi yang tegas. sedangkan di dalam organisasi informal, kedudukan serat fungsinya tampak kabur. Organisasi informal ini terjadi karena adanya komunikasi antar sesama karyawan yang dengan cepat menyebarkan informasi melalui desas-desus dari mulut kemelut. Adapun desas-desus itu bisa saja berlebihan, salah, kurang tepat maupun merupakan kebocoran informasi dari atasan yang mungkin benar. Untuk itulah agar organisasi informal bermanfaat bagi perusahaan maka sudah sepantasnya kalau setiap atasan harus bisa menggunakan segi positif keberadaan organisasi informal ini terutama dalam rnenyampaikan perintah.
Perkembangan organisasi informal di dalam organisasi formal dikarenakan adanya ketidakmampuan organisasi formal dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan tertentu dari anggota organisasi formal itu sendiri. Seperti yang dikatakan oleh Max Waber :
“Berkembangnya organisasi informal ini karena struktur formal tidak dapat memberikan pemenuhan kebutuhan para anggotanya dan juga kebutuhan organisasi (formal) itu sendiri. Keduanya yaitu organisasi formal dan organisasi informal memiliki persamaan dan perbedaan dalam hal tujuannya, mekanisme kontrol, karakteristik dan sebagainya.”
Menurut J. Winardi organisasi informal memiliki beberapa ciri-ciri yang membedakan dari organisasi formal, yaitu :
1. Keanggotaan pada organisasi-organisasi informal dapat dicapai baik secara sadar maupun tidak sadar, dan kerap kali sulit untuk menentukan waktu di mana seseorang menjadi anggota organisasi tersebut.
2. Sifat hubungan antar anggota dan bahkan tujuan organisasi yang bersangkutan tidak terspesifikasi.
3. Organisasi informal dapat dialihkan menjadi organisasi formal apabila hubungan didalamnya dan kegiatan yang dilakukan terstruktur dan terumuskan.
4. Organisasi informal, merupakan kumpulan antar perseorangan tanpa tujuan bersama yang disadari, meskipun pada akhirnya hubungan-hubungan yang tak disadari itu untuk tujuan bersama.
5. Dalam organisasi formal, tiap unsure organisasi mempunyai kedudukan tugas dan fungsi-fungsi yang tegas. sedangkan di dalam organisasi informal, kedudukan serat fungsinya tampak kabur. (J Winardi, 2003:9).
Selain itu, menurut Hicks organisasi informal dibedakan menjadi organisasi primer dan organisasi sekunder :
1. Organisasi Primer, organisasi semacam ini menuntut keterlibatan secara lengkap, pribadi dan emosional anggotanya. Mereka berlandaskan ekspektasi timbal balik dan bukan pada kewajiban yang dirumuskan dengan eksak. Contoh dari organisasi semacam ini adalah keluarga-keluarga tertentu.
2. Organisasi Sekunder, organisasi sekunder memuat hubungan yang bersifat intelektual, rasional, dan kontraktual. Organisasi seperti ini tidak bertujuan memberikan kepuasan batiniyah, tapi mereka memiliki anggota karena dapat menyediakan alat-alat berupa gaji ataupun imbalan kepada anggotanya. Sebagai contoh organisasi ini adalah kontrak kerjasama antara majikan dengan calon karyawannya di mana harus saling setuju mengenai seberapa besar pembayaran gajinya.
Organisasi informal adalah hubungan pribadi dalam organisasi yang mempengaruhi putusan di dalam organisasi tersebut tetapi ditiadakan dari skema formal dan tidak panggaruh dengan struktur formal organisasi. Organisasi informal tumbuh karena berbagai faktor baik ekstern (pendidikan, umur, senioritas, jenis kelamin, latar belakang etnis dan kepribadian), maupun intern (jabatan, upah, jadwal kerja, mobilitas, dan simbol status). Organisasi informal membentuk klik, status dan peranan, norma dan sanksi serta metode kerja sendiri lain dengan aturan formal. Organisasi informal dapat bermanfaat bagi pribadi anggota dan organisasi, namun juga dapat membahayakan organisasi dan dapat berkembang dalam berbagai bentuk.
Seperti halnya organisasi formal, organisasi informal juga memiliki struktur tersendiri. Struktur inilah yang membedakan antara dua jenis organisasi tersebut. Adapun struktur organisasi informal, yaitu :
1. Organisasi informal adalah hubungan pribadi dalam organisasi yang mempengaruhi putusan di dalam organisasi tersebut tetapi ditiadakan dari skema formal dan tidak panggah dengan struktur formal organisasi.
2. Organisasi informal tumbuh karena berbagai faktor baik ekstern (pendidikan, umur, senioritas, jenis kelamin, latar belakang etnis dan kepribadian), maupun intern (jabatan, upah, jadwal kerja, mobilitas, dan simbol status)
3. Organisasi informal membentuk klik, status dan peranan, norma dan sanksi serta metode kerja sendiri lain dengan aturan formal.
4. Organisasi informal dapat bermanfaat bagi pribadi anggota dan organisasi, namun juga dapat membahayakan organisasi.
5. Organisasi informal berkembang dalam berbagai bentuk.
Beberapa jenis bagan struktur organisasi:
1. Bagan struktur organisasi garis.
2. Bagan struktur organisasi fungsional.
3. Bagan struktur organisasi staf dan garis.
4. Bagan struktur organisasi fungsional dan lini.
5. Bagan struktur organisasi matrik.

MISCOMMUNICATION

Miscommunication. Memang seringkali terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Pentingnya bersikap tenang dalam menghadapi suatu permasalahan memang berperan penting dalam pengambilan langkah selanjutnya yang dianggap tepat.
Miscommunication adalah tantangan terbesar di banyak tempat kerja. Untuk menghindarinya, cobalah beri kesempatan kepada otak untuk mengolah informasi dan memikirkannya sejenak, buatlah point-point yang ingin disampaikan sesingkat dan setepat mungkin. Dengan cara ini, pendengar akan mengerti dan mengingat pesan kita.
Komunikasi merupakan sarana yang paling vital bagi setiap manusia untuk mengerti dirinya sendiri, mengerti orang lain dan memahami lingkungannya. Mengetahui tempat dan cara kehadirannya di masyarakat serta hubungan dengan sesama yang ada di sekitarnya. Semua itu dapat dipahami dengan adanya “Jalur Komunikasi” yang terjalin baik. Komunikasi tidak saja dikenal dalam bidang kehumasan (public relations) ataupun dalam dunia pers, melainkan mempunyai cakrawala pemahaman yang sangat luas. Hampir di setiap aspek kehidupan manusia terjalin proses komunikasi yang disadari maupun tidak disadari. Dalam bidang perdagangan komunikasi berperan aktif, juga dalam bidang pendidikan hingga pembangunan. Komunikasi sangat menentukan maju mundurnya nilai-nilai pendidikan, nilai pembangunan yang menyangkut nilai moral serta nilai materialnya.
Sering perencanaan yang baik, gagal dalam pelaksanaannya. Hal ini hanya disebabkan oleh karena komunikasi yang tidak lancar sehingga baik pihak perencana maupun pihak pelaksana itu tidak mengerti satu sama lain. Di sisi lain, sering terlontar berbagai asumsi dan praduga yang negatif dalam interaksi masyarakat sehingga mengakibatkan masyarakat akan berusaha mempertahankan identitas masing-masing, termasuk mempertahankan harga diri, integritas dan menjaga pengaruh wibawa masing-masing. Dengan kominikasi, situasi pemikiran dan keadaan yang kaku itu dapat dijernikan, diupayakan pemahaman, pengertian yang sama.
Proses komunikasi pada hakikatnya adalah proses penyampaian pikiran/perasaan oleh seseorang (komunikator) kepada orang lain (komuniken). Pikiran bisa merupakan gagasan, informasi, opini, dan lain-lain yang muncul dari benaknya. Komunikator yang baik adalah orang yang selalu memperhatikan umpan balik sehingga ia dapat segera mengubah gaya komunikasinya di kala ia mengetahui bahwa umpan balik dari komuniken bersifat negatif.
Di dalam proses komunikasi ada tiga unsur yang sangat berperan aktif. Pertama, komunikator yang berdiri dan memainkan model/ media komunikasi verbal maupun non-verbal. Kedua, komuniken (pribadi atau kelompok) adalah pihak yang menerima hubungan dari komunikator. Ketiga, pesan yaitu unsur terpenting dan inti dalam interaksi antara komunikator dengan komuniken. Untuk mencapai keberhasilan komunikasi pesan disampaikan sedemikian rupa, kadangkala dengan menciptakan stimulan (rangsangan) sehingga komunikan merasakan respect terhadap pesan.
Pesan itu diusahakan dengan memakai bahasa, simbol atau lambang yang sudah dipahami oleh komuniken maupun komunikator itu sendiri, sehingga salah pengertian (miscommunication) dapat dihindari. Selain soal bahasa yang dipergunakan, pesan itu seharusnya “membangkitkan kebutuhan atau keuntungan pihak komuniken”. Karena itu komunikator harus mampu melihat kebutuhan sesamanya di samping kebutuhannya sendiri.
Begitu juga dalam hal pendidikan, dalam bidang pendidikan diusahakan agar komunikasi berjalan dengan baik agar pencapaian nilai dan tujuan serta interaksi yang ada di dalamnya sehingga implimentasi pendidikan berjalan baik. Ditinjau dari prosesnya, pendidikan merupakan komunikasi dalam arti kata bahwa dalam proses tersebut terlibat dua komponen yang terdiri atas manusia, yakni pengajar sebagai komunikator dan pelajar sebagai komuniken.
Perbedaan antara komunikasi dengan pendidikan terletak pada tujuannya dan efek yang diharapkan. Ditinjau dari efek yang diharapkan itu, tujuan komunikasi sifatnya umum, sedangkan tujuan pendidikan sifatnya khusus. Kekhususan iniloah yang dalam proses komunikasi melahirkan istilah-istilah khusus seperti penerangan, propaganda, agitasi, dan pendidikan.

PENYALAHGUNAAN DATA

PENYALAHGUNAAN DATA

1.Sebutkan cara penyusunan warkat yang anda ketahui ?

2.Untuk jenis warkat,wesel,cek,surat pembelian disusun\ditaruh dengan cara apa ?

3.Apa yang anda ketahui dengan RECORD RETENTION SCHEDULE ?

4.Apa yang anda ketahui dengan TABULATING ?
Jawab

1.kata pengantar,Daftar isi,Pendahuluan,Landasan teori,Pembahasan dan Kesimpulan.

2.Penyusunan warkat,cek,wesel dan surat pembelian biasanya disusun menurut abjad,subjek,nomor,daerah dan waktu.

3.Suatu kebijaksanaan yang harus dilakukan dalam rangka proses menajemen,yaitu,yang berhubungan dengan pengelolaan,pemilihan,distribusi dan disposisi dari record mana yang disimpan atau yang dimusnahkan.

4.Mengumpulkan data dan fakta yang sesuai dengan cakupan bidangnya masing-masing menjadi suatu daftar atau tabel sehingga tidak terjadi penggulangan kata dan dapat memberikan analisa yang rasional serta obyektif.


PENYALAHGUNAAN DATA
Penyalahgunaan data adalah suatu tindak yang dilakukan oleh individu atau kelompok yang dimana orang atau kelompok tersebut melakukan mengubah atau menyalahgunakan data yang sudah ada menjadi berbeda atau mengada-ada. Contoh yang dilakukan dalam tindak penyalah gunaan data seperti,tindak penyalahgunaan data keuangan dalam perusahaan,misalkan sperti menambah atau mengurangi data keuangan yang telah masuk.Tindakan seperti ini tidak hanya merugikan perusahaan tersebut namun orang lain akan merasakannya juga.
Akibat yang ditimbulkan dari penyalahgunaan data ada banyak diantaranya adalah berbagai tindakan criminal seperti yang dilakukan hacker-hacker untuk menjebol ATM/BANK. Selain itu penyalahgunaan data juga biasanya digunakan untuk tujuan pemalsuan berbagai data seseorang/perusahaan yang jelas sangat merugukan orang lain. Tindakan ini termasuk pelanggaran hukum dan ada sanksi-sanksi yang akan diberikan bila kita melakukannya.